Bismillahirrohmanirrohim
Sekian banyak orang membicarakan masalah bencana alam, yang dihubungkan dengan adanya gempa, banjir, apalgi kecelakaan kapal yang baru saja merenggut banyak orang, bahkan yang paling ironisnya hanya beberapa orang saja yang selamat. Posisi seperti ini lah yang memikat hati sebagian manusia untuk mencari keuntungan.
Kita perhatikan salah satunya orang barat, tepatnya Negara Amerika, mereka dengan sengaja membuat rekayasa yang berupa film. Rasa penasaran pun menghantui banyak orangn bahkan orang-orang Islam pun banyak yang terhipnotis olae film tersebut.
Jika kita mengetahui ilmu mengenai hari kiamat, pasti kita dengan kritis berkomentar bahwa adanya hari kiamat tidak bisa ditebak dengan akal manusia, karena hal ini bersifat gaib. Sangat berbeda apabila yang di bahas mengenai sejarah para nabi atau para filosof yang telah meningaalkan sejarah kehidupan dengan mewariskan ilmunya kepada orang-orang di masa yang akan datang.
Adapun sebagian orang mengatakan bahwa film itu hanya untuk meyakinkan manusia untuk menjadi manusia yang lebih baik dari sebelunya. Saya pun setuju dengan alas an tersebut, tetapi seharusnya tidak dengan menggambarkan kejadian kiamat itu sendiri. Masih banyak cara untuk menghasilkan generasi yang lebih baik, contohnya dengan diadakannya majlis taklim, meskipun dianggapnya sangat susah memikat perhatian banyak orang, tetapi saya yakin dengan berputarnya waktu, hal itu dapat diikuti dan diterima oleh masyarkat.
Semoga dengan bermuhasabah atas tingkah laku kita selama ini dapat menjadikan keimanan kita menjadi lebih kuat sehingga tidak mudah dikendalikan dengan alas-alasan yang tidak menentu.
Rabu, 25 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar