Bismillahirrohmanirrohim
Kedzaliman pemerintah atas negeriku Indonesia
Astaghfirulloh, sungguh sulitnya menegakkan keadilan dan mengungkap kebenaran. Rakyat dihampiri dengan kabar dan suasana kehidupan yang rumit, itu semua dikarenakan adanya pemimpin yang berprerilaku tidak sesuai dengan sumpah mereka sendiri. Mereka asyik sendiri dengan kehidupan peribadinya yang justru akan menimbulkan kedzaliman bagi mereka sendiri terlebihnya menjadikan masyarakat bingung atas tindakan yang mereka lakukan.
Dikala ditegakkan hukum untuk mereka dan ditetapkan keadilan bagi yang tak bersalah, mereka justru menyalahi dan saling menuduh satu sama lain, yang paling membingungkannya mereka dengan sengaja bersumpah dengan nama Allah bahwa mereka tidak melakukan tindakan penyuapan sama sekali. Jika demikian, sumpah dengan nama Allah untuk waktu yang tak menentu ini sudah menjadi santapan. Mereka berpura-pura dengan tidak merasa berdosa atas sumpah palsu mereka.
Jika mereka menyadari dengan cepat, saya yakin mereka pasti menyesal dengan sikap mereka selama ini, yang tidak konsisten dengan aturan yang telah disepakati pemerintah. Bangkitlah para koruptor dari kesesatan dan raihlah kebahagiaan yang sebenarnya, kebahagiaan yang tidak ada setaranya dengan apapun. Saya berharap Allah mengampuni segala kekhilafan antum sekalian.
Ya Allah berilah mereka kesadaran, dan tunjukan kebenaran yang hakiki untuk para pemimpin yang senantiasa menjalankan kewajibannya dengan dasar keimanan. Sungguh pembelajaran bagi kita semua, bahwa setiap perbuatan pasti ada pertanggumg jawabannya, sehinnga apabila seseorang berani memainkan boal api maka mereka harus siap menghisap asap dari api itu sendiri.
Semoga maslah apapun yang ada pada negeri Indonesia ku ini dapat segera diselesaikan dengan cepat dan mereka diberi kemudahan untuk menentukan siapa yang bersalah dan pantas menerima akibat dari sikap mereka sendiri. Astaghfirulloh … ya Robb sadarkan mereka yang sedang berada dalam kesesatan dunia. Dan berikanlah balasan kebaikan atas segala pengorbanan mereka.
Kamis, 26 November 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar